Mengenai Plugin WordPress Itu

486 views

Jika kamu baru saja mengenal WordPress, kamu mungkin akan bertanya-tanya apa itu plugin WordPress dan apa tujuannya. Ini pertanyaan yang cukup umum untuk ditanyakan karena plugin adalah bagian penting dari ekosistem WordPress. Mereka sangat penting jika kamu ingin membangun situs web dengan WordPress.

Pada artikel ini, mimin akanmenjelaskan apa itu plugin WordPress, apa tujuannya di situs web, dan cara kerjanya. Kemudian, mimin akan memberi kamu beberapa tips tentang cara menambahkan plugin ke situs kamu dan mengelolanya dengan benar. Mari kita pahami pada penjelasan berikut ini!

Apasih plugin WordPress itu?


WordPress adalah solusi mudah untuk blogging dan CMS yang sangat dasar. Oleh karena itu, kamu memerlukan plugin untuk menyempurnakan rangkaian fitur yang ada atau menambahkan fitur baru ke situs kamu. Plugin WordPress ditulis dalam bahasa pemrograman PHP dan biasanya terdiri dari sejumlah file PHP dan JavaScript.

Ada ribuan yang gratis tersedia di repository WordPress. Ada juga banyak plugin komersial yang tersedia dari vendor dan developer software dari pihak ketiga. Karena banyaknya plugin, kamu harus melakukan sedikit wawasan untuk mencari plugin baru. Kamu perlu mempelajari cara terbaik memilih plugin WordPress yang tepat untuk situs web kamu .

Beberapa Hal dasar Pengetahuan dari Plugin WordPress
Kamu tidak perlu menjadi developer atau ahli WordPress untuk menggunakan plugin. Namun, ada beberapa detail dasar yang harus kamu ketahui, agar kamu dapat memecahkan masalah, lakukan beberapa penyesuaian dasar, atau hubungi developer untuk mendapatkan support dari plugin tersebut.

Plugin selalu dipasang di /wp-content/plugins/ directory
Plugin yang menggunakan media seperti gambar dan video menyimpannya di /wp-content/uploads/ directory. Misalnya tangkapan layar produk untuk plugin e-niaga.
Direktori unggahan juga biasanya digunakan oleh plugin untuk menyimpan jenis data lain seperti laporan, file log, dan jenis file lainnya.
Meskipun ini bukan praktik terbaik, beberapa plugin menyimpan data tersebut di direktori instalasinya sendiri.
Kebanyakan plugin menyimpan pengaturan di tabel wp_options . Ini adalah tabel di database WordPress, yang dimana tempat WordPress menyimpan pengaturannya sendiri.
Beberapa plugin membuat tabel di database pada WordPress untuk menyimpan pengaturannya sendiri dan data lainnya. Misalnya, plugin log aktivitas mereka membuat tabelnya sendiri untuk menyimpan log aktivitas WordPress di dalamnya.
Catatan : Melalui kustomisasi memungkinkan juga untuk mengubah lokasi dan nama direktori wp-content dan uploads.